Stasiun Klimatologi Siantan

KUALITAS UDARA HARI INI

Update tanggal 13 September 2019
Stasiun Klimatologi Siantan

HOTSPOT

PERTEMUAN 2 SLI TAHAP III, TERJUN KE LAPANGAN BUAT PESERTA SEMANGAT
Pada tanggal 21 April 2016 lalu merupakan pertemuan kedua SLI Tahap III Kalimantan Barat, antusiasme pada pertemuan pertama juga membuat semangat para pengajar meluap sehingga menempuh 5 jam perjalanan pun bukan masalah. Materi yang disampaikan pada pertemuan kali ini bersifat lebih praktis, yaitu dengan menggunakan metode praktik langsung.
Praktik langsung yang berarti terjung ke lapangan tentunya membuat suasa belajar menjadi lebih hidup dan tidak membosankan. Jika pada pertemuan sebelumnya para peserta sudah mengenal unsur-unsur cuaca dan iklim, maka pada pertemuan kedua ini para peserta berperan aktif dengan terjun ke lapangan dalam rangka mengamati unsur-unsur cuaca dan iklim, tentunya dengan menggunakan alat ukur,
Sebelum terjun ke lapangan, para peserta dikenalkan dengan alat ukur unsur cuaca dan iklim sederhana, serta pengoperasiannya. Beberapa peserta terlihat sedikit bingung, namun hal ini segera teratasi dengan kreatifitas metode pembelajaran pengajar dari Stasiun Klimatologi Siantan. Para pengajar telah menyiapkan alat peraga yaitu beberapa alat ukur sederhana seperti thermometer bola kering dan bola basah, serta alat pengukur hujan observatorium.
Hal ini dilakukan dengan harapan, nantinya peserta dapat mengerti bahwa informasi cuaca dan iklim didapat dengan pengukuran dan pengamatan yang tidak bisa dilakukan tanpa pengetahuan serta keahlian. Melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat mempelajari hubungan antara hujan dan perubahan kondisi kelembapan tanah, mempelajari hubungan antara cuaca dan iklim, serta hama dan penyakit yang berkembang, mempelajari hubungan cuaca dan iklim dengan pertumbuhan tanaman.
Setelah aktivitas terjun ke lapangan, para peserta dipandu untuk berdiskusi berkelompok. Melalui diskusi tersebut, masing-masing kelompok dapat mempresentasikan hasil praktik mereka dengan baik. Para peserta juga dapat memahami pentingnya pengamatan cuaca dan iklim untuk budidaya tanaman, dapat mengenal ekosistem sekitar demlot, seta memahami pengaruh unsur cuaca dan iklim terhadap OPT.


, 26 Mei 2016



Berita Lainnya..
Stasiun Klimatologi Mempawah yang diwakili oleh Kepala Seksi Observasi dan Informasi, Bapak Ismahart... Selengkapnya..
Mempawah (7/8/2019) – Stasiun Klimatologi Mempawah menyambut baik kunjungan studi dari mahasiswa P... Selengkapnya..
Tampil Sebagai Narasumber Dalam Latihan Pra Operasi Bina Karuna Kapuas 2019

Mempawah ... Selengkapnya..
Kerjasama dalam pengelolaan Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi dan Hidrogeologi (SIH3) Pro... Selengkapnya..
Pontianak, (25 Juni 2019) – Sekolah Lapang Iklim atau SLI merupakan salah
satu agenda rutin... Selengkapnya..
Mempawah, 26 Juni 2019 - Bertempat di ruang kuliah umum gedung rektorat IKIP PGRI Pontianak dilakuka... Selengkapnya..
Pada hari ini, Pegawai Stasiun Klimatologi Mempawah sekaligus merupakan Alumni Untan menyampaikan M... Selengkapnya..
Mempawah, 28 Maret 2019
Stasiun klimatologi Mempawah menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulang... Selengkapnya..
Tampil Sebagai Narasumber Dalam Kegiatan Kuliah Umum di Universitas Tanjungpura

Mempa... Selengkapnya..
Mempawah, 28 Maret 2019
Stasiun klimatologi Mempawah telah selesai mengadakan Sekolah Lapang ... Selengkapnya..
Mempawah (25 Maret 2019). Dalam rangka memperingati Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke 69 BMKG wilayah ... Selengkapnya..
Mempawah (06 Maret 2019). Telah diselenggarakan acara pisah sambut Kepala Stasiun Klimatologi Mempaw... Selengkapnya..
Stasiun Klimatologi Mempawah meraih Peringkat 2 Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2018 Kategori Sat... Selengkapnya..
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Bapak Drs. R. MULYONO RAHADI PRABOWO, M.Sc dalam rangka menghadiri ra... Selengkapnya..
Bogor (20 Februari 2019). Stasiun Klimatologi Mempawah dianugrahkan penghargaan oleh Kepala Badan Me... Selengkapnya..